Pagi ini saya mengikuti seminar di Hyatt yang diselenggarakan oleh cognos. “Performance Management for Your Real World”. Judul yang cukup membuat orang Data Warehouse seperti saya tertarik untuk mengikutinya , apalagi ada kata-kata performance. Sebuah case atau kendala yang masih setia menemani sistem di tempat saya bekerja saat ini.
Cognos, dan seperti Business Intelligent yang lain selalu berusaha menawarkan solusi bagaimana pengguna/user mudah dan nyaman dalam melakukan mengoperasikan sesuatu guna mendapatkan sebuah informasi. Dari apa yang saya dapatkan tadi pagi, cognos melakukan juga itu. Di versi 8.3, saya melihat dia lebih menonjolkan pemanfaatannya pada microsoft office dan internet explorer sebagai media UI bagi pengguna. Karena berdasarkan survei yang dilakukannya, sebagian besar pengguna di dunia ini menggunakan office sebagai pengolah informasi. Pada versi 8.3 ini pengguna dimanjakan oleh drag and drop measure, no programming and easier to manage, begitulah mereka mempromosikannya.
Tidak lupa juga mereka mempercantik presentation layernya untuk sebuah informasi. Dapat diakses melalui web, mobile symbian, blackberry, email maupun sms. Untuk format reportnya bisa berupa pdf, excel, powerpoint dan sebagainya. Pokoknya nyaman banget dech untuk user, itulah yang saya lihat. Apalagi didukung oleh tools monitoring untuk administrator yang menurut saya cukup bagus.
Namun dibelakang kecantikan itu perlu didukung oleh sebuah tools/engine atau dalam bahasa data warehousenya, ETL yang bagus. Dengan data preparation yang amburadul saya kira tampilan sebagus apapun juga pasti useless, karena kembali ke tujuan awalnya adalah mendeliver sebuah informasi bagi pengguna. Nah, selama 1/2 hari di Hyat tadi saya belum mendapatkan knowledge tentang ETL tadi. Apalagi di operator tetangga, saya dengar dari seorang kawan sudah implemen ETL menggunakan datastage produk dari IBM-Cognos.
Tapi gak papa lah, yang penting sudah makan siang gratis di sana hehehehehe….
1 Comment(s)
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment

ya ada istilah gerbage in gerbage out…bisa diartikan data sampah yang masuk maka sampah juga yang keluarnya…saya pikir selain ETL tools yang diperlukan, ada juga yang kadang orang lupa yaitu Data Quality Tools…
Masalah utama dari etl tools yang bertebaran sekarang adalah harganya yang relatif masih sangat mahal….saya pikir di Indonesia ada ETL tools gratisan yang layak untuk dicoba bisa di cek di http://www.pentaho.com