Sebagian besar pengunjung blog ini adalah karyawan dan setiap bulan pasti mendapatkan upah atau gaji. Namun banyak cara menghabiskan gaji kita setiap bulan itu. Nah, termasuk profil apakah kita? investor, bisnisman atau konsumen sejati.
Pada dasarnya orang indonesia kebanyakan adalah konsumtif, apalagi dipacu oleh maraknya iklan-iklan di media massa. Contoh sederhananya bisa kita lihat begitu berjubelnya departemen store dan mall-mall begitu musim gajian tiba (tanggal muda). Sangat disayangkan memang, karena kebiasaan konsumtif ini akan menjadi bumerang sendiri manakala tidak ada kontrol keuangan pribadi. Apalagi adanya kemudahan dalam mendapatkan kartu kredit dari bank-bank di Indonesia. Kepuasan batin diatas segalanya, perkataan itulah yang sering saya dapatkan.
Kelompok berikut yang saya soroti yaitu karyawan sebagai pengusaha/bisnisman. Mereka membangun sebuah bisnis dibalik baju karyawan, mengembangkannnya lalu mendapatkan sebuah profit atau laba. Sebuah langkah sederhana memang namun harus diingat mereka melakukan itu semua dengan keberanian, determinasi yang tinggi dan time management yang tepat. Tanpa itu jangan berhadap step-step tersebut mampu dijalankan. Namun apabila kita mampu menjalankannya, berbanggalah… mesin uang sudah tercipta untuk kita dan selanjutnya terserah kita, mau tetap menjadi karyawan atau bisnisman sejati atau keduanya.
Investor, suatu tingkat tertinggi di quadran sebelah kanan menurut Robert Kiyosaki. Karena menurutnya, semua akan bermuara ke sana yaitu menjadi investor. Seperti yang dijelaskan oleh RK bahwa untuk menjadi investor dibutuhkan kapital yang cukup besar agar mendapatkan monthly/annual return yang cukup besar juga. Aliran ideal yang dia jelaskan adalah mengumpulkan modal saat menjadi karyawan, lalu memutarnya melalui bergadang (bisnisman) untuk memperbesar modal dan menginvestasikan modal tersebut untuk kebutuhan konsumtif kita.
Mngkinkah dengan modal kecil kita menjadi investor? semua itu sangat mungkin, namun dibutuhkan suatu kesabaran dan ketekunan dalam berinvestasi agar modal menjadi besar guna mendapatkan return yang cukup memuaskan. Mungkin compounding interest menjadi salah satu cara dalam investasi dengan modal kecil.
Selanjutnya, tipe apakah diri kita ini ???
No Comments Yet
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment
